• Jelajahi

    Copyright © Ruang Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    IKLAN

    🔴 RUANG HUKUM
    🇮🇩 PORTAL RUANG HUKUM

    Terkini

    Kejari Metro Telusuri Dugaan Korupsi Proyek JIT 2023, Empat Kantor Dilakukan Penggeledahan

    Rabu, 10 Juni 2026, Juni 10, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T05:16:05Z

    METRO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan Pembangunan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (JIT) Tahun Anggaran 2023 pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Metro.

    Sebagai bagian dari proses penyidikan, Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Metro melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.

    Kepala Kejaksaan Negeri Metro, Dr. Neneng Rahmadini, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan guna mengumpulkan alat bukti dan memperkuat proses penyidikan yang sedang berjalan.

    “Empat lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan yakni Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kota Metro, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Metro Selatan, serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Metro Utara,” ujar Neneng saat konferensi pers di Gedung Kejari Metro, Kamis (7/5/2026).

    Dari hasil penggeledahan tersebut, tim penyidik mengamankan dua unit barang elektronik serta 99 dokumen yang diduga berkaitan dengan proyek Pembangunan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (JIT) Tahun 2023.

    Selain itu, penyidik juga telah memeriksa sedikitnya 34 orang saksi yang terdiri dari lurah di wilayah lokasi pekerjaan, pejabat terkait di lingkungan dinas, hingga para petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).
    Pemeriksaan puluhan saksi tersebut dilakukan untuk mendalami proses perencanaan, pelaksanaan pekerjaan, hingga mekanisme penggunaan anggaran proyek yang kini diduga bermasalah.
     
    Langkah penggeledahan dan pemeriksaan saksi ini menunjukkan keseriusan Kejari Metro dalam menelusuri dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran serta pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan.

    Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat program jaringan irigasi tersier memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani di Kota Metro.

    Hingga saat ini, Kejari Metro belum mengungkap nilai potensi kerugian negara maupun pihak-pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban hukum. Namun, pengamanan puluhan dokumen dan barang elektronik mengindikasikan bahwa penyidikan terus bergerak untuk mengungkap fakta-fakta hukum secara menyeluruh.

    Kejari Metro memastikan proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.
    (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Populer